Artikel

Vasektomi, Upaya Pria Wujudkan Program KB

Posted

Berbicara mengenai masalah hubungan Seks tentu hal ini merupakan kebutuhan yang sangat urgen apalagi dalam ranah Rumah Tangga.Selain daripada itu penelitian telah membuktikan bahwa Seks tentu sangat baik untuk kesehatan, Intensitas hubungan Seks mungkin dapat dikatakan bisa sebagai penanda bagi kesehatan seseorang secara keseluruhan.Dengan kata lain, aktivitas fisik dari Seks akan melindungi kesehatan sebagaimana halnya aktivitas fisik olah raga pada umumnya.

Sesesorang yang berhubungan Seks secara teratur akan memiliki kesehatan yang lebih baik melalui pengurangan stres dari hubungan Seks yang dilakukan. Dari awal tulisan ini penulis awali bahwa Seks merupakan salah satu kebutuhan yang sangat urgen dalam sebuah rumah tangga, namun ada hal yang perlu disinergikan diamana berbicara seks dalam rumah tangga tentu harus seiring dengan sebuah progres atau perencanaan dalam membangun keluarga sederhana.

Kecenderungan pasangan suami istri yang senantiasa melakukan hubungan seks tentu terkadang tanpa memperhitungkan bahwa ” Apakah dalam hubungan seksualitas tersebut hanya persoalan kenikmatan kedua pasangan, ataukah ada sebuah proses jangka panjang memikirkan sebuah program dalam keluarga sederhana.” Diktum ini tentu masih sangat abstrak jika pembaca tidak mampu menelaah secara kritis maksud dari keluarga sederhana.

Jika berbicara persoalan keluarga sederhana tentu hal ini jauh hari sebelumnya sudah menjadi konsep umum bagi semua pasangan dalam rumah tangga, sehingga kebutuhan Urgen seperti Seks itu terkadang dibatasi namun jika hal ini dilakukan maka tentu akan menimbulkan permasalahan baru yakni penyakit stres, disatu sisi jika dalam sebuah rumah tangga intensivitas dalam melakukan hubungan seks semakin bertambah bukan tidak mungkin juga akan melahirkan problem dimana jumlah kehamilanpun akan semakin meningkat, artinya apa jika jumlah kehamilan meningkat maka pertumbuhan penduduk jugapun akan semakin meningkat pula, sehinggga jika pertumbuhan penduduk meningkatkan maka upaya negara menepis laju pertumbuhan penduduk akan semakin sulit di wujudkan.

Deretan problem terkait persolan Seks pada sebuah keluarga dimulai dari kondisi psikologi, ekonomi hingga problem sosilal lainnya tentu pemerintah harus menyiapakan solusi dimana tanpa membatasi aktifitas Seks dalam sebuah rumah tangga dan tidak melahirkan efek besar terhadap pertumbuhan penduduk maka lahirlah yang disebut program keluaraga berencana.

Dalam Keluarga Berencana kebutuhan yang tersebut tentu tidak akan dibatasi0 sebab dengan majunya pengetahuan di Dunia kesehatan diamana kita bisa melakukan aktivitas Seks tanpa harus memikirkan apakah pasangan kita akan hamil atau tidak, sebab telah ditemukan sebuah solusi untuk mencegah terjadi kehamilan dalam proses pembuahan kepada pasangan.

Pada umumnya paradigma masyarakat bahwa untuk mencegah proses kehamilan pada perempuan seseorang dapat menggunakan alat kontrasepsi berupa kondom, atau berupa obat laiinya, Namun seiring dengan perkembangan zaman dan pengetahuan didunia kesehatan maka pria pun juga harus mampu mengikuti program keluarga Berencana dengan Vasektomi.

Vasektomi tentu merupakan salah satu cara pria mewujudkan program Keluarga Berencana, namun apakah cara ini dianggap aman bagi kesehatan  seorang pria, ataukah ini justru tidak mengurangi intensivitas atau gairah Seks pada pria itu sendiri ? , Pertanyaan ini tentu merupaka hal yang wajar sebab bagaimanapun juga antara Seks dan kesehatan sesuatu yang tentunya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, sehingga keduanya penulis sebut sebagai kebutuhan Urgen pada manusia.

Untuk menjawab pertanyaan terkait Vasektomi penulis akan mengurai akan hal tersebut secara satu persatu.secara rasionalitas serta beberapa negara maju yang sudah melakukan hal tersebut.

Jika membincang Vasektomi dimana ia adalah merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang telah dilakukan dan berhasil di inplementasikan oleh banyak negara di Dunia untuk menekan jumlah atau laju pertumbuhan penduduk.

Secara sederhana Vasektomi merupakan opersai kecil yang dimana mengikat saluran sperma pria, sehingga benih pria tidak mengalir kedalam air mani pria, yang tentunya dengan Vasektomi seorang pria tidak bisa lagi menghamili seorang perempuan atau pasangannya jika melakukan hubungan seksual.

Dengan hadirnya Vasektomi tentu juga masih menjadi kekawatiran bagi pria, sebab jika hal ini mengganggu kesehatan dan mengurangi vitalitas dalam berhubungan Seks maka tidak semua pria akan menerima hal ini, tetapi jauh hari sebelumnya Amerika yang merupakan salah satu negara yang mencanangkan Vasektomi telah menjawab persoalan tersebut.

Upaya vasektomi dianggap tidak akan berefek pada kesehatan seorang pria, sebab tentu instrumen metodologi dalam melakukan operasi kecil tersebut yah tentunya harus orang yang mempunyai keahlian atau ilmu tersendiri. Selain itu proses Vasektomi ini tentu telah dilakukan oleh beberapa negara maju dan terbukti kesehatan pria yang ber Vasektomi serta vitalis dalam hubungan seksual itu tidak menurun jika hal ini dilakukan dengan cara atau sesuai dengan spesifikasi pengetahuan dalam melakukan operasi kecil Vasektomi tersebut.

Perwujudan urgen dari Vasektomi ini pada pria adalah, tentu membangun  sebuah kesadaran pada pria untuk ikut berpartisipasi dengan perempuan dalam mewujudkan program Keluarga Berencana, yang tentunya bertujuan menekan laju pertumbuhan penduduk dalam sebuah bangsa dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *