Berita Provinsi

Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat dan Universitas Sulawesi Barat Lakukan Kerjasama KKN Tematik

Mamuju – Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) kembali melakukan program KKN Tematik Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) pada Tahun 2016. Program ini merupakan implementasi Kerjasama Pendidikan Kependudukan dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat yang tertuang pada Nota Kesepahaman (MoU) sejak Tahun 2014.

Pelaksanaan KKN Tematik KKBPK ini sendiri akan berlangsung selama 2 bulan, mulai 19 Februari sampai dengan 20 April 2016 yang dipusatkan di 15 Desa yang ada di Kabupaten Majene dan Polewali Mandar.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa dan dosen pembimbing, pada Rabu  (17/2/2016) bertempat di Aula Pertemuan Tasha Centre Majene, diselenggarakan Orientasi Program KKN Tematik KKBPK pada rangkaian kegiatan Pembekalan Mahasiswa KKN Gelombang VI Universitas Sulawesi Barat yang berlangsung selama 3 hari.

Orientasi tersebut difasilitasi oleh Tim dari Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan   BKKBN bersama Tim dari Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat dihadapan lebih dari 100 mahasiwa dan pengelola program KKN.

Dalam pemaparannya, Drs. Nasib Purnawarman, MM yang mewakili Tim BKKBN Pusat, menjelaskan 7 isu utama program KKBPK yang dapat disosialisasikan oleh mahasiswa kepada masyarakat di lokasi KKN. Selain itu, dijelaskan pula operasional pelaksanaan KKN Tematik KKBPK dalam berbagai bentuk kegiatan nyata yang bisa dilakukan mahasiswa di lapangan.

Dalam Pengantar Deputi Bidang Pengendalian Penduduk dalam Buku Saku KKN, dijelaskan bahwa peningkatan peran mahasiswa KKN dalam mensosialisasikan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, akan memberikan manfaat ganda, yaitu bagi mahasiswa sendiri menjadi lebih memahami isu-isu Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga, serta bagi masyarakat di lokasi KKN yang mendapatkan penjelasan dari mahasiswa KKN.

Program KKN tematik ini memang masih tahap uji coba dan proses penyempurnaan sehingga berbagai permasalahan dan kendala dalam pelaksanaannya besar kemungkinan akan dijumpai. Olehnya itu, guna mencapai hasil yang seoptimal mungkin, pelaksanaan program ini di Sulawesi Barat akan mendapat memantauan dan evaluasi secara berkala, baik dari UNSULBAR sendiri maupun dari BKKBN melalui perwakilannya di Provinsi dan Kabupaten.(DB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *