Artikel

PENTINGNYA KONSELING KB PASCA PERSALINAN

Posted

Menurut penelitian WHO Empat setengah juta perempuan di Indonesia melahirkan setiap tahunnya. Maka untuk kesejahteraan bayi, ibu dan keluarganya, WHO menyarankan untuk menunda paling tidak selama Dua tahun sebelum merencanakan kehamilan lagi.
Keluarga Berencana
Keluarga berencana (KB) adalah usaha untuk mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera melalui pengaturan kelahiran anak dengan cara menunda kelahiran anak pertama, menjarangkan kelahiran anak berikutnya, maupun membatasi kelahiran anak selanjutnya melalui penggunaan alat/ obat kontrasepsi setelah melahirkan.
Pasca persalinan/masa nifas adalah suatu keadaan/masa dimulai sejak bayi lahir diikuti dengan keluarnya plasenta (ari-ari). Berakhir sampai rahim pulih kembali seperti keadaan sebelum hamil, biasanya 40 hari. Konseling tentang KB dimulai pada saat kunjungan asuhan antenatal (perawatan kehamilan) ke fasilitas pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan (dokter/ bidan). Dimana pada saat melakukan asuhan antenatal tersebut ibu akan mendapatkan konseling selain konseling KB, juga tentang gizi dan ASI eksklusif, serta konseling tentang persiapan persalinan oleh tenaga kesehatan.
Pengelompokan Metode Keluarga Berencana
KB alamiah: cara KB yang tidak memakai alat, obat, atau tindakan operatif tetapi berdasarkan adanya masa subur dan tidak subur
KB buatan: cara KB dengan memakai alat, obat, atau tindakan operatif
KB Pasca Persalinan merupakan upaya pencegahan kehamilan dengan menggunakan alat dan obat kontrasepsi segera setelah melahirkan sampai dengan 42 hari/ 6 minggu setelah melahirkan.
Peningkatan pelayanan KB Pasca Persalinan sangat mendukung tujuan pembangunan kesehatan dan hal ini juga ditunjang dengan banyaknya calon peserta KB baru (Ibu hamil dan bersalin) yang sudah pernah kontak dengan tenaga kesehatan. Seorang ibu yang baru melahirkan bayi biasanya lebih mudah untuk diajak menggunakan kontrasepsi, sehingga waktu setelah melahirkan adalah waktu yang paling tepat untuk mengajak ibu menggunakan kontrasepsi.
Pentingnya ASI bagi Bayi
Asi merupakan gizi terbaik yang tidak tergantikan oleh susu formula,asi merupakan salah satu bentuk KB alami bagi seorang ibu.
Kontak kulit antara Ibu dan Bayi membuat otak bayi mengeluarkan hormon oksitosin (hormon cinta) membuat bayi tenang dan merasa terlindungi.
Bayi mendapat kolostrum, kaya antibodi, penting untuk pertumbuhan usus,ketahanan infeksi, dan kehidupan bayi.
Konseling KB
Merupakan satu tindakan medis yang berguna untuk mengenali kebutuhan dan membantu klien menentukan pilihan yang sesuai dengan klien. Konseling dibutuhkan sebagai salah satu bentuk pertukaran informasi antara klien dan petugas konseling untuk memilih solusi terbaik dari keputusan yang diambil dan mana yang paling sesuai dengan kondisi si klien itu sendiri.
Sedangkan tujuan dari konseling itu sendiri adalah, menjelaskan mengenai metode ber KB yang diyakini,menyampaikan informasi dan pilihan pola reproduksi,memberikan informasi mengenai metode KB yang aman dan produktif.
Prinsip Konseling KB
Prinsip dari konseling KB meliputi: percaya diri / confidentiality; Tidak memaksa / voluntary choice; Informed consent; Hak klien / clien’t rights dan Kewenangan / empowerment.
Keuntungan Konseling KB
Konseling KB yang diberikan pada klien haruslah dapat memberikan keuntungan kepada pelaksana kesehatan maupun penerima layanan KB.
Adapun keuntungannya adalah:
• Klien dapat memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhannya.
• Puas terhadap pilihannya dan mengurangi keluhan atau penyesalan.
• Cara dan lama penggunaan yang sesuai serta efektif.
• Membangun rasa saling percaya.
• Mengormati hak klien dan petugas.
• Menambah dukungan terhadap pelayanan KB.
• Menghilangkan rumor dan konsep yang salah.
Pasien sebagai calon maupun akseptor KB mempunyai hak sebagai berikut:
• Terjaga harga diri dan martabatnya.
• Dilayani secara pribadi (privasi) dan terpeliharanya kerahasiaan.
• Memperoleh informasi tentang kondisi dan tindakan yang akan dilaksanakan.
• Mendapat kenyamanan dan pelayanan terbaik.
• Menerima atau menolak pelayanan atau tindakan yang akan dilakukan.
• Kebebasan dalam memilih metode yang akan digunakan.
Maka dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan konseling Keluarga Berencana diharapkan akan dapat meningkatkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan terutama bagi ibu yang sudah pernah melahirkan. Konseling KB juga menjadi hal penting dalam mendukung keberhasilan program KB.
Sumber data dan informasi,
https://www.kebidanan.org/kie-dalam-pelayanan-kb
https://dinikomalasari.wordpress.com/2014/09/21/kb-pasca-bersalin/
http://mitrakeluarga.com/depok/perencanaan-kb-pasca-bersalin/
https://www.bkkbn.go.id/detailpos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *