Berita DaerahBerita Provinsi

PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN DIKABUPATEN POLMAN

MAMUJU, DALDUKSULBAR.COM-

Konsentrasi BKKBN memberikan pemahaman untuk menurunkan angka kelahiran, menikah dini dan wawasan tentang kependudukan. Dampak kependudukan yang semakin meningkat yaitu berdampak pada masalah pendidikan, kesehatan, lingkungan dan transportasi sehingga penerus bangsa perlu diberi pemahaman wawasan tentang pendidikan kependudukan baik melalui jalur formal, informal dan nonformal.

Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan BKKBN Ahmad Taufik, S.Kom, MAP melakukan kunjungan ke SMA Neg 1 Wonomulyo dan Pojok Kependudukan di Kampung KB Sepabatu, Kecamatan Tinambung untuk melihat perkembangan program pendidikan kependudukan. Dalam sambutannya menyampaikan peran pengelola program pendidikan kependudukan sangat penting untuk menambah pengetahuan tentang wawasan kependudukan sehingga perlu diketahui permasalahan yang dihadapi.

“saya pengen mengetahui informasi dan permasalahan dari pengelola program pendidikan kependudukan serta masukan dalam menerapkan pendidikan kependudukan,” ujar Ahmad Taufik.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd yang juga mendampingi bersama Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Polewali Mandar mengatakan pendidikan kependudukan sangat penting bagi remaja dalam menghadapi permasalahan kependudukan. “saya mengharapkan pengetahuan pendidikan kependudukan khususnya remaja bisa meningkat sehingga dampak kependudukan bisa dicegah”, ujar Andi Ritamariani. (rheno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *