Berita DaerahBerita Provinsi

GEBYAR KEPENDUDUKAN, BENTUK KREATIVITAS REMAJA DI SULAWESI BARAT

MAJENE, DALDUKSULBAR.COM – Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) merupakan salah satu program unggulan yang telah diprogramkan oleh BKKBN yang diarahkan untuk menyasar kaum remaja agar memiliki pengetahuan tentang isu-isu kependudukan dan mampu mengaplikasikan di dalam kehidupan keluarganya serta mampu mempersiapakan kehidupannya secara matang dan terencana. Gebyar kependudukan merupakan salah satu program kerja dari PIK R Sipaingarang SMAN 2 Majene. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang isu dan dampak kependudukan

Bertempat di Aula Tammajarra LPMP Sulawesi Barat, PIK R Sipaingarang SMAN 2 Majene melakukan kreativitas dalam bentuk Gebyar Kependudukan. Menurut Najiba selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dan dikemas dalam bentuk lomba antara lain; Orasi Kependudukan, Opini Kependudukan, Olimpiade Kependudukan, dan Bedah Film Kependudukan. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 29 sampai dengan 30 September 2019.

Acara pembukan kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Majene Fahmi Massiara, turut pula hadir Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat Andi Ritamariani, Plt. Kadis PPKB Kabupaten Majene Wahidah, dan Kepala SMAN 2 Majene Roswati.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar Andi Ritamariani sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dari 6 kabupaten yang ada di Sulawesi Barat, baru Kabupaten Majene yang melakukan inovasi dalam melaksanakan kegiatan seperti ini. “Saya berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Majene yang telah memberikan ruang dan memfasilitasi bagi anak-anak remaja dalam kelompok PIK R di Majene, di Indonesia tidak semua provinsi melaksanakan Gebyar Kependudkan, sekali lagi luar biasa inovasi yang telah dilaksanakan oleh anak-anak remaja kita” ungkap Rita.

Bupati Majene Fahmi Massiara dalam sambutannya, mengatakan bahwa persoalan kependudukan merupakan isu yang selalu menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, keluarga dan rumah tangga. Kebijakan pemerintah daerah tidak hanya dalam hal pengendalian penduduk namun disinergikan dengan program-program prioritas pemerintah daerah antara lain kesehatan dan pendidikan. “Kegiatan yang dilaksanakan PIK R Sipaingarang sangat kami apresiasi karena merupakan salah satu pionir dari PIK R yang ada di Sulawesi Barat. Kami meminta agar kegiatan ini disosialisasian dengan gencar dan munculkan kegiatan-kegiatan inovatif lainnya sehingga mampu memancing kreatifivitas remaja yang ada di kabupaten lain di Sulbar ini”, ungkapnya. Di sela-sela acara tersebut turut dilaksanakan launching Dolong Celup karya PIK R Sipaingarang. Dolong celup ini merupakan minuman yang terbuat dari kayu Secang yang dikemas dalam bentuk teh celup yang akan menghasilkan air minum dengan warna yang cukup menarik dan memberikan manfaat bagi tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *